Fakta Tentang Kopi Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

1. Meminum kopi dilarang di beberapa negara



Munkin anda terkejut? tapi memang ada negara yang melarang warganya meminum kopi. Melihat betapa normalnya mengkonsumsi kopi pada zaman sekarang, agak susah untuk membayangkan bahwa ternyata dulu konsumsi kopi sempat dilarang di beberapa negara.

Pada tahun 1511, kopi pertama kali dilarang di Mekah karena para ulama menganggap bahwa kopi dapat merangsang pikiran-pikiran radikal. Warga di Italia dan Turki juga sempat percaya bahwa kopi merupakan minuman yang menyesatkan. Bahkan pada abad ke-17 Raja Murad IV dari dinasti Ottoman menetapkan hukuman keras kepadawarganya yang ketahuan mengkonsumsi kopi.

Mungkin melarang meminum kopi hanya terjadi di masa lalu.

2. Yang menghilangkan rasa ngantuk bukan kafein tapi Adenosine



Mayoritas orang mungkin menganggap yang menghilangkan rasa kantuk saat meminum kopi adalah kafein. Padahal bukan kafein yang menjadi penyebab utamanya. Saat melakukan aktifitas, otak akan menjadi aktif dan melepaskan neuron-neuron yang memproduksi adenosine. Secara otomatis sistem saraf anda akan memonitor kadar adenosine tersbut. Jika dirasa meningkat kinerja otak akan menurun akibatnya timbulnya rasa kantuk. Namun karena kafein dari kopi menempel pada reseptor adenosine, otak tidak dapat mendeteksi kada adnosine sehingga tetap berfungsi secara maksimal.

3. Jenis kopi paling populer didunia



Ternyata ada lebih dari 50 jenis kopi di seluruh dunia dan hanya 2 jenis saja kopi yang populer. Kopi ini adalah kopi arabika dan kopi robusta. Apabila arabika memiliki rasa yang lebih kaya dan aroma yang lebih kencang maka rasa kopi robusta cenderung lebih ringan dengan level acidity yang relatif lebih rendah. Sedangkan kopi arabika mengandung kadar kafein yang 50% lebih sedikit dari Robusta.

4. Kesalahpahaman tentang kopi luwak



Kopi luwak sering disebut sebagai kopi dengan harga yang paling mahal didunia. Meski memang rasanya lezat dan proses produksinya cenderung unik. Sayangnya ada jenis kopi lain yang lebih mahal dari kopi luwak yaitu kopi Black Lvory dari Thailand. Menariknya baik kopi luwak dan Black Lvory sama-sama berasal dari hewan. Apabila kopi luwak terbuat dari biji kopi yang dicerna oleh luwak, maka Black Lvory diproduksi oleh enzim percernaan gajah. Harga biji kopi Black Lvory mencapai 14 juta rupiah per kg nya atau 661 ribu rupiah per cangkir nya.

Baca Juga : Hal Yang Harus Dilakukan Untuk Membuat Kedai Kopimu Berbeda Dan menarik

Lakukan 5 Hal Ini Jika Kamu Berada di Caffee

1. Mengobrolah dengan barista



Cobalah sekali-kali saat kamu memesan kopi di caffee, mengobrolah dengan barista pembuat kopi-mu. Ada satu rahasia, barista itu sangat senang berbincang mengenai kopi dengan pelanggannya. Dan mereka dengan senang hati berbagi informasi mengenai kopi kepadamu. Jadi jangan sungkan berbincang dengan barista.

2. Ajak pengunjung lain untuk mengobrol


Anda juga bisa mengajak pengunjung lain untuk mengobrol. Apalagi saat kamu sendirian di caffee dan melihat ada pengunjung yang sendirian juga. Anda bisa menghanpiri pengunjung tersebut sampi membawa kopimu dan ajaklah berbicara.

3. Mencoba kopi yang berbeda dari yang biasanya kita pesan



Cobalah untuk memesan kopi yang berbeda. Misalnya kamu biasa memesan kopi susu, tidak ada salahnya untuk memesan kopi lainnya seperti black coffe atau single origin tergantung menu kopi yang ada di caffee yang kamu kunjungi. Semakin banyak kamu mencoba berbagai jenis kopi, semakin luas pengalamanmu dalam menikmati kopi. Dan tentunya kamu akan menemukan sesuatu yang baru disana.

4. Foto - foto kopi mu atau caffee yang kamu kunjungi



Tidak bisa dihindari lagi mengambil foto ketika di caffe kini sudah menjadi kewajiban. Apalagi kalau desain caffee nya unik dan menarik tentunya harus diabadikan didalam foto.

5. Membaca buku di caffee

Membaca buku di caffe biasanya dilakukan oleh orang yang ingin sendiri sambil menikmati minuman kopinya. Mungkin orang ini mencari ketenangan yang didapatkan di caffee sambil menikmati kopi yang dia pesan.

Baca Juga : 7 Manfaat Kopi Untuk Wanita

Mengenal Kopi Liberika

Mengenal Kopi Liberika
Kopi Liberika berasal dari Angola dan masuk Indonesia sejak tahun 1965. Meskipun sudah cukup lama penyebarannya tetapi hingga saat ini jumlahnya masih terbatas karena kualitas buah yang kurang bagus dan rendemennya rendah.

Kopi Liberika bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah dimana kopi robusta dan arabika tidak bisa tumbuh. Jenis kopi ini paling tahan pada penyakit HV dibanding jenis lainnya. Mungkin inilah yang menjadi keunggulan kopi liberika.

Kopi Liberika mutunya dinilai lebih rendah dari kopi robusta dan arabika. Ukuran buahnya tidak merata, ada yang bersar ada yang kecil bercampur dalam sati pokok. Selain itu remdemen kopi liberika juga sangat rendah yakni sekitar 12%. Hal ini yang membuat para petani malas menanam jenis kopi ini.

Jenis kopi liberika antara lain kopi abeokutae, kopi klainei, kopi dewevrei, kopi excelsa dan kopi dybrowskii. Diantara jenis kopi liberika tersebut pernah dicoba ditanam di Indonesia tapi hanya satu jenis saja yang tumbuh yaitu jenis excelsa.

Baca Juga : Perempuan Harus Minum Kopi, Kenapa? Ini Alasannya

Kopi Bisa Bikin Mabuk?

Kopi Bisa Bikin Mabuk?
Ternyata, kondisi mabuk tak hanya disebabkan oleh minuman beralkohol. Untuk minuman hitam yang punya aroma sedap seperti kopi, ternyata juga bisa bikin mabuk lho.

Perlu diketahui, mereka yang gemar minum kopi terbilang rentan mengalami kondisi seperti ini. Gejala yang terasa cukup terlihat jelas. Misalnya saja ketika satu hari tidak minum kopi, perasaan pusing, bertingkah konyol sampai hiperaktif langsung menghampiri.

Rupanya semua itu disebabkan karena kandungan kafein yang terdapat pada minuman kopi. Seperti diketahui, batas normal asupan kafein umumnya 400 miligram sehari.

Jika dijabarkan lebih lanjut, jumlah tersebut merujuk pada dua sampai empat cangkir kopi. Meski begitu, batas toleransi akan kafein pada setiap orang berbeda-beda.

Ada yang sampai 1.000 miligram kafein sehari. Biasanya mereka yang sanggup mengonsumsi kafein dalam jumlah besar memiliki gen “pencinta kopi” dari orangtua-nya yang juga gemar mengonsumsi kopi.

Berdasarkan penelitian DNA terhadap 3.000 peminum kopi. Ditemukan variasi gen yang disebut PDSS2. Mereka yang punya gen ini cenderung punya silsilah penggemar kopi dari generasi sebelumnya.

Dikutip Popsugar, Kamis (13/10/2016). Seperti yang sudah disebutkan di atas, mereka yang punya silsilah penggemar kopi terbilang rentan mengalami gangguan kesehatan yang disebut mabuk kopi.


Langkah terbaik untuk meminimalisir risiko akibat konsumsi kafein berlebihan dapat dilakukan dengan satu cara. Hentikan kebiasaan itu atau paling tidak kurangi jumlah konsumsi kopi secara perlahan.

Baca Juga : 3 MENIT MEMBUAT KOPI TUBRUK PALING NITMAT



5 Manfaat Meminum Kopi


1. Kopi dapat meningkatkan level energi dan membuat kita menjadi lebih cerdas.
Kopi dapat mengurangi rasa lelah sehingga kita menjadi lebih energik. Hal ini disebabkan oleh kafein yang terkandung dalam kopi.

2. Kopi dapat membantu membakar lemak
Apakah anda tahu bahwa hampir semua supplemen pembakar lemak yang dijual ternyata mengandung kafein? Alasannya adalah karena kafein merupakan salah satu dari sedikit zat alami yang terbukti membantu pembakaran lemak.

3. Kafein dapat meningkatkan performa fisik secara drastis
Selain membantu pembakaran lemak, kafein juga meningkatkan level adrenalin di dalam darah. Kafein membuat sen lemak menghancurkan lemak tubuh yang kemudian dilepaskan kedalam darah sebagai energi

4. Kopi dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah masalah kesehatan yang sangat besar. Saat ini ada sekitar 300 juta penderita diabetes di seluruh dunia.

Penelitian menunjukan bahwa resiko para penikmat kopi untuk terkena diabetes tipe 2 adalah 23% - 50% lebih kecil dibandingkan dengan orang-orang yang tidak minum kopi.

5. Kopi mengurangi resiko untuk terkena beberapa jenis kanker
Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia. Kopi tampaknya berkhasiat mengurangi peluang terkena dua jenis kanker, yaitu kanker liver (40%) dan usus besar (15%).

3 Alasan Untuk Tidak Mengkonsumsi Kopi Instan

3 Alasan Untuk Tidak Mengkonsumsi Kopi Instan
1. Kopi Instan Diolah Dengan Tidak Alami

Banyak zat kimia yang terlibat sangat kopi instan diolah. Tak seperti menyeduh kopi segar, kopi instan telah diciptakan sedemikian rumit agar dapat dinikmati dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Kopi instan memakan banyak sekali zat kimia yang jika dipaparkan terdengar sangat mengerikan. Banyak bahan pengawet yang digunakan untuk campuran kopi yang membuat kopi instan tahan lama.

2. Kopi Instan Bukanlah Kopi TAPI Perasa Kopi

Bisakah kamu bayangkan secangkir kopi instan yang dikemas sedemikian rupa dengan rasa manis dan pahit yang nikmat tapi dijual dengan harga yang sangat rendah? Ya, kopi yang segar, sehat dan datang dari biji yang berkualitas takkan mungkin dijual murah. Ada sebuah tanda tanya besar kenapa kopi instan bisa dijual dengan sangat murah. Jawabannya adalah karena kopi instan tidak mengandung kopi 100% tetapi perasa kopi buatan yang rasanya tentu mirip kopi. Jadi yang kamu minum selama ini bukanlah kopi, tapi semacam minuman RASA kopi.

3. Kopi Instan Tidak Mengandung Anti Oksidan


Seperti diketahui bahwa kopi mengandung anti-oksidan alami yang kaya akan asam klorogenat yang mampu membantu melindungi tubuh terhadap radikal bebas yang berbahaya. Juga anti-oksidan yang terkandung dalam kopi mampu membantu melawan sel penuaan. Dan kopi instan tentu tidak mengandung anti-oksidan yang dibutuhkan tubuh. Proses pembuatan kopi instan yang tak alami menghilangkan anti-oksidan yang ada di dalam kopi. Itu kenapa kopi instan tak baik untuk dikonsumsi.
Baca Juga : KOPI LANANG MALANG PUNYA

Memberi Pupuk Organik Ke Tanaman Kopi


Untuk saat ini banyak petani kopi yang beralih menggunakan pupuk organik sabagai pupuk tanaman kopi. Selain mudah dalam mendapatkannya pupuk ini bisa dibuat sendiri dengan menggunakan bahan sampah yang kita olah menjadi kompos.

KASIAT PUPUK ORGANIK UNTUK KOPI


  1. Pupuk organik mampu meningkatkan hara serta senyawa oerganik bagi tanah yang kita tanami kopi
  2. Pupuk organik mampu menyuburkan tanan secara alami
  3. Mampu meningkatkan jasad renik dalam tanah.
  4. Mampu mebunuh dan mengendalikan berbagai jenis parasit berbahaya.
  5. Mampu membuat tanaman kopi lebih produktifitas kususnya pada buah. 
  6. Buah tanaman kopi yang dihasilkan lebih bagus, besar dan cepat panen.
TEKNIK MEMBERIKAN PUPUK KE TANAMAN KOPI

Mungkin kita belum tahu cara memberi pupuk ke tanaman kopi secara benar. Teknik pupuk secara benar bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman kopi. Caranya tidak cuma ditabur saja. Berikut cara :


  1. Dengan di tebar di ujung tajuk batang tanaman kopi
  2. Di pendam di sekeliling batang dengan cara melingkari batang kopi.
Waktu pemupukan tanaman kopi juga wajib kita perhitungkan. Kopi akan lebih bagus diberikan pupuk selama 2 tahun sekali saja namun untuk tanaman kopi muda bisa di berikan pemupukan hingga 3-4 kali dalam satu tahun.

DOSIS PEMBERIAN PUPUK KE TANAMAN KOPI

Dosis pemberian pupuk pada tanaman kopi juga harus diperhatikan. Hal ini akan mempengaruhi kualitas serta kesuburan tanaman kopi.

Biasanya kalau menggunakan pupu organik satu batang tanaman kopi bisa menghabiskan 4 kg pupuk dalam setahun. Berati dalam setiap pemupukan membutuhkan 2 kg pupuk organik untuk kita terapkan 2 kali setahun dengan dosis 4 kg setahun.

Lakukan pemupukan secara teratur untuk setiap tahunnya. Hal ini mampu meningkatkan produktifitas tanaman kopi dan juga mampu menetralkannya dari berbagai jenis kendala yang mungkin di sebabkan oleh cuaca. 






Kulit Pisang Bisa Menjadi Kopi? Berikut Cara Membuatnya



Kulit pisang memiliki beragam manfaat seperti :

1. Merekadan nyeri

Kulit pisang mengandung minyak nabati yangmempunyai senyasa tertentu yang berkhasiat sebagai pereda nyeri. Caranya tempelkan kulit pisang yang bersih dan segar untuk mengurangi rasa nyeri pada lutut atau bagian tubuh lain yang nyeri.

2. Mengatasi gatal

Caranya cukup dengan menempelkan kulit pisang ke permukaan kulit yang terasa gatal.

3. Mempercepat kesembuhan luka

Luka yang sudah mengering kadang terasa gatal karena tertutup serpihan kulit mati yang mengeras. Serpihan itu bisa dihilangkan lebih cepat hanya dengan mengoleskan kulit pisang, karena akan bereaksi dengan enzim yang terkandung dalam kulit pisang.

BAHAN-BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT KOPI KULIT PISANG

  • Pisau
  • Nampan
  • Blender
CARA PEMBUATANNYA SEBAGAI BERUKUT


  1. Kupas kulit pisang sebanyak 10 - 15 buah. 
  2. Cuci kulit pisang sampai bersih
  3. Jemur kulit pisang dibawah sinar matahari selama 3 - 7 hari.
  4. Setelah kulit pisang kering Lalu blender kulit pisang hingga halus.
  5. Setelah itu masukan ke cangkir dan minum.

Baca Juga : Menikmati Kopi Luwak Khas Kota Liwa









Manfaat dan Efek Samping Dari Kopi Hijau


Ada dua jenis utama dari tanaman kopi, Arabika dan Robusta. Kualitas tertinggi ekstrak biji kopiberasal dari tanaman Arabika yang memiliki kandungan antioksidan asam klorogenat dan asam kafeat lebih tinggi.
Nah, biji kopi hijau adalah biji kopi yang belum dipanggang. Proses pemanggangan biji kopi secara signifikan mengurangi kandungan antioksidan. Kandungan antioksidan pada kopi hijau jelas lebih tinggi dibandingkan kopi biasa yang telah melalui proses pemanggangan.
Loading...
Asam klorogenat dalam kopi hijau dianggap memiliki manfaat kesehatan bagi penyakit jantung, diabetes, penurunan berat badan, dan lain-lain. Para peneliti juga menemukan bahwa ia dapat mengurangi pelepasan dan pembentukan kelebihan glukosa dalam tubuh. Kesimpulannya, ekstrak biji kopi hijau memiliki antioksidan yang kuat.
Kopi hijau menjadi populer untuk menurunkan berat badan setelah ia disebutkan dalam show Dr. Oz pada tahun 2012. Dr. Oz menyebut “Biji Kopi Hijau yang Membakar Lemak dengan Cepat” dan menyatakan bahwa tidak ada latihan atau diet yang diperlukan. Dalam penurunan berat badan, asam klorogenat dalam kopi hijau diperkirakan mempengaruhi bagaimana tubuh mengendalikan gula darah dan metabolismenya.
Efek Samping dan Keamanan
Kopi hijau tampaknya aman berdasarkan penelitian terbatas yang telah dilakukan pada orang sejauh ini. Dalam penelitian klinis, tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.  Namun, penting untuk memahami bahwa kopi hijau mengandung kafein. Oleh karena itu, kopi hijau dapat menyebabkan efek samping terkait kafein seperti pada kopi.
Kafein dapat menyebabkan insomnia, gugup dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah, laju jantung dan pernapasan meningkat, dan efek samping lainnya. Mengkonsumsi sejumlah besar kopi juga dapat menyebabkan sakit kepala, kecemasan, agitasi, telinga berdenging, dan detak jantung tidak teratur.
Peringatan!
Kehamilan dan menyusui: Tidak ada informasi yang cukup untuk mengetahui apakah kopi hijau aman selama kehamilan atau menyusui. Untuk amannya, hindari penggunaan.
Gangguan kecemasan: Kafein dalam kopi hijau bisa membuat kecemasan memburuk.
Gangguan perdarahan: Ada beberapa kekhawatiran bahwa kafein dalam kopi hijau bisa menyebabkan gangguan perdarahan parah.
Diabetes: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein yang terkandung dalam kopi hijau mungkin mengubah cara orang dengan diabetes memproses gula. Kafein telah dilaporkan menyebabkan kenaikan serta penurunan gula darah. Gunakan kafein dengan hati-hati jika Anda memiliki diabetes dan monitor gula darah Anda dengan hati-hati.
Diare: Kafein dalam kopi, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat memperparah diare.
Irritable bowel syndrome (IBS): Kafein dalam kopi, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat memperburuk diare dan mungkin memperburuk gejala IBS.
Glaukoma: Mengambil kafein yang terkandung dalam kopi hijau dapat meningkatkan tekanan di dalam mata. Kenaikan dimulai dalam waktu 30 menit dan berlangsung selama setidaknya 90 menit.
Tekanan darah tinggi: Kafein dalam kopi hijau ditemukan dapat meningkatkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi. Namun, efek ini mungkin lebih sedikit pada orang yang mengkonsumsi kafein dari kopi atau sumber-sumber lain secara teratur.

Penipisan tulang (osteoporosis): Kafein dari kopi hijau dan sumber-sumber lain dapat meningkatkan jumlah kalsium yang keluar dalam urin. Hal ini mungkin melemahkan tulang. Jika Anda memiliki osteoporosis, batasi konsumsi kafein kurang dari 300 mg per hari (sekitar 2-3 cangkir kopi biasa).

Baca Juga : Aceh : Kopi Gayo

Kopi Robusta


Robusta berasal dari kata robust yang artinya kuat. Sesuai dengan gambaran postur atau tingkat kekentalannya yang kuat. Kopi robusta bukan merupakan spesies karena jenis ini turunan dari spesies Coffea Canephora.

Robusta dapat tumbuh di dataran dengan ketinggian 400-800m dpl. Suhu udara sekitar 24-30 derajat celcius dengan curah hujan 2000-3000mm pertahun.

KARATERISTIK TANAMAN

Cabang reproduksi atau wiwilan pada kopi robusta tumbuh tegak lurus. Buah kopi dihasilkan dari cabang primer yang tumbuh mendatar. Cabang primer ini cukup lentur sehingga membentuk tajuk seperti warung.

Bentuk daun membulat seperti telur dengan ujung daun runcing hingga tumpul. Daun-daunnya tumbuh pada batang, cabang dan ranting. Pada batang dan cabang tumbuhnya tegak lurus dengan susunan daun berselang seling. Sedangkan pada ranting dan cabang-cabang mendatar pasangan daun tumbuh pada bidang yang sama.

PERDAGANGAN KOPI ROBUSTA

Sekitar 99% perdagangan kopi dunia adlah jenis robusta dan arabika. Kopi robusta banyak diproduksi oleh negara-negara Asia Pasifik dan Afrika. Sedangkan kopi arabika banyak diproduksi oleh negara-negara Amerika Selatan. Penghasil Robusta terbesar adalah Vietnam

Terdapat paradoks dalam perkembangan perdangangan robusta. Pada tahun 1950-an ketika pertama kali diperdagangkan di bursa London, tingkat harganya relatif sama dengan arabika. Saat itu promosi pangsa pasar kopi robusta 25-30% dan arabika 70-75%

Keadaan mulai berubah ketika terjadi kenaikan produksi kopi robusta. Saat ini dimana pangsa pasarnya naik diatas 30% harganya anjlok dibawah arabika hingga hambir setengahnya.Tentu saja ini sangat mengkhawatirkan mengingat lebih dari 80% produksi kopi Indonesia adalah robusta.

Baca Juga : AYO ADU PENGETAHUAN TENTANG KOPIMU!





Kopi Arabica

Kopi Arabica berasal dari hutan pegunungan di Etiopia, Afrika. Di habitatnya tanaman ini tumbuh dibawah kanopi hutan tropis yang rimbun. Kopi jenis ini banyak ditemui di ketinggian 500m dpl.

Kopi Arabika akan tumbuh maksimal pada ketinggian 1000m - 2000m dpl. Dengan curah hujan berkisar 15-24 derajat celcius.

KARATERISTIK TANAMAN

Tanaman kopi arabika pendek menyerupai perdu dengan ketinggian 2-3 meter. Batang berdiri tegak dengan bentuk membulat. Pohonnya memiliki percabangan yang banyak. Warna daun kopi arabika hijau mengkilap seperti memiliki lapisan lilin. Daun yang telah tua berwarna hijau gelap. Bentuk daun memanjang atau lonjong dengan ujung daun meruncing.

Kopi arabika mulai berbungan setelah musim hujan. Bunga tumbuh pada ketiak daun. Bunga kopi berwarna putih dan bisa melakukan penyerbukan sendiri tidak ada perbedaan bunga jantan dan betina. Dari bentuk kuncup hingga menjadi buah yang siap panen membutuhkan waktu 8-11bulan.

PERDAGANGAN KOPI ARABIKA

Lebih dari 65% perdagangan kopi dunia di dominasi oleh jenis arabika. Selain mendominasi pangsa pasar, saat ini kopi arabika berada di bursa komoditi New York.

Penghasil kopi arabika terbesar ada di negara-ngara merika Latin. Hampir 90% produksi kopi negara-negara Amerika Latin jenis arabika. Brazil merupakan produsen arabika terbesar dunia. Sedangkan konsumen kopi terbesar dunia adalah negara Uni Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.

Baca Juga : Nikmatnya THAI COCONUT MILK COFFEE

Kopi Luwak

Kopi Luwak
Kopi Luwak adalah kopi yang menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak atau musang kelapa. Biji kopi luwak diyakini memiliki rasa yang bebeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak.

SEJARAH KOPI LUWAK

Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari YamanPada era "Tanam Paksa atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak. Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.

DAERAH PENGHASIL KOPI LUWAK


  • Gayo, Aceh
  • Sidikalang
  • Desa Janji Maria
  • Kota Pagaralam
  • Semende, Kabupatem Maura Enim
  • Liwa, Kabupatem Lampung Barat
  • Kotabumi, Lampung
  • Jawa Barat
  • Jawa timur

Menurunkan Berat Badan Dengan Meminum Kopi


Menurunkan berat badan dengan meminum kopi harus benar dan sesuai aturan. Berikut tata cara diat dengan meminum kopi : 
Mengkonsumsi kopi pada batas wajar                                                                              

Diet dengan cara meminum kopi tidak berarti kita harus meminum kopi terus menerus. Terlalu banyak krim kopi yang kaya akan gula tidak bisa membantu menurunkan berat badan, namun justru menjadi pemicu lonjakan lemak. Intinya minum kopi pada batas wajar jangan berlebihan karena kopi bisa membuat perut kenyang.

Minum kopi sebelum berolahraga                                                                     

Untuk diet menggunakan kopi, gunakan kopi yang tidak ada gula dan krim yang memiliki cukup cafein. Hal ini karena kafein bisa meningkatkan energi dan metabolisme tubuh sehinggal bermanfaat diminum sebelum berolahraga. 

Minum kopi di malam hari dengan salad       
          
Kopi cenderung mengurangi rasa lapar oleh karena itu untuk menurunkan berat badan anda harus meminum kopi setelah makan malam. Ingat makan malam bukan berarti makan terlarut malam. Makan malam yang baik antara jam 18.00 WIB - 19.00 WIB. meminum kopi sesudah selesai makan malam dapat mengurangi rasa lapar.

Campuran kopi

Kopi saja tidak begitu efektif dalam penurunan berat badan. Kopi yang tidak murni atau kopi yang sudah dicampur seperti Cappucino dapat meningkatkan efektifitas diet penurunan berat badan. Secangkir kopi pada malam hari bisa membantu untuk mengurangi rasa lapar 

Baca Juga : Gelas Kopi Terbaik dan Terpopuler

Cara Menghindari Kembung Setelah Meminum Kopi


Berikut adalah tips meminum kopi yang baik agar perut tidak kembung :


  1. Terkadang kita meminum kopi sebelum sarapan dan itu menyebabkan perut menjadi kembung. Hindari kebiasaan itu lebih baik sarapan dan minum air putih terlebih dahulu sebelum meminum kopi.
  2. Saat membuat kopi kita harus menggunakan air yang dimasak atau air mendidih. Hindari menggunakan tremos dan dispenser.
  3. Biarkan sejenak kopi yang sudah diseduh agar panasnya berkurang dengan sendirinya. Dan jangan tiup kopi karena tiupan mulut ke kopi panas akan menciptakan zat kimia yang berbahaya buat tubuh.
  4. Munimlah kopi dalam keadaan hangat, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
Baca Juga : Wisata Kopi Bali

Tips Aman Minum Kopi Bagi Penderita Maag


Bagi yang mempunyai penyakit maag tentu saja kita harus berfikir 2 kali untuk meminum kopi supaya maag tidak kambuh. Kopi menyebabkan maag karena kopi mengandung kafein yang dapat memicu kenaikan asam lambung. Memilih kopi yang tepat harus menjadi perhatian utama bagi para penderita maag.
Menurut ahli kopir yaitu Adi W. Taroepratjaeka, sebenarnya meminum kopi tidak terlalu berdampak buruk pada lambung anda. Kopi yang aman untuk diminum para penderita maag adalah kopi Arabika karena mempunyai kadar kafein yang lebih rendah. Hal ini sudah dibuktikan oleh beberapa orang yang mempunyai penyakit maag. Kandungan kafein yang tinggi pada kopi memang dapat bersifat racun, dan lambung mempunyai batas tertentu untuk mentolerir kafein yang dikonsumsi. Adapun batas normal minum kopi adalah dua cangkir sehari, yang mempunyai kadar kafein setara dengan tiga shot espresso. Batasan tersebut dinilai aman, bahkan bisa menyehatkan untuk tubuh

Baca Juga : Perlu Dicoba Nih, Beberapa Cara Membuat Kopi yang Enak dan Nikmat

Anomali Coffee : Kopi Asli Indonesia


Anomali Coffee adalah sebuah industri kopi besar dalam negeri. Konsistensinya dalam mengembangkan kopi asli Indonesia menjadikannya salah satu gerai kopi nikmat yang memiliki tempat istimewa bagi para pecinta kopi di Indonesia.

Anomali Coffe sudah membuka beberapa cabang di Indonesia antara lain di Jakarta dan Bali  
- Senopati, Training Center Jl. Senopati No. 19 Kebayoarn Baru, Jakarta Selatan.
- Kemang, Roasting Facility Jl. Kemang Raya No. 72 Unit G Jakarta
- Setiabudi One Jl. HR Rasuna Said Kav 62 Karet Setiabudi, Jakarta Selatan.
- Anomali Coffee Menteng Jl. Teuku Cik Ditiro No. 52 Menteng, Jakarta Pusat

- Ubud Training Center Jl. Raya Ubud No. 88 Gianyar Bali
- Dewi Sri, Roasting Facility Jl. Dewi Sri No. 23

5 Tempat Ngopi di Semarang



Strada Caffe Semarang


Caffe ini terletak di Jl. S. Parman No. 47A, Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50125. Konsep caffe ini adalah Coffe shop dan Italian Caffe. Mengutamakan kualitas dalam menyajikan menu andalannya adalah ciri dari Strada Caffe Semarang.

Coffee Bean and Tea Leaf


Caffe ini berasal dari Amerika Serikat kini hadir di DP Mall Semarang. Coffe Bean and Tea Leaf resmi dibuka di Semarang pada tanggal 23 September 2015.

Coffe Bean beroperasi setiap hari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB. Dengan mengusung konsep modern dan simple menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Semarang akan gaya hidup kopi.

Blue Lotus


Blue Lotus berdiri pada tahun 2010 dan terletak di Jl. Jendral Ahmad Yani No. 197, Semarang. Pendiri caffee ini adalah Hardjono Tjandra. 

Legend Coffee


Terletak di Jl. Tri Lomba Juang No. 5, Mugas, Kota Semarang. Caffe ini menyajikan 15 jenis kopi khas Legend Coffee dan 100 varian menu istimewa. Harga yang dipatok mulai Rp 3.000 sampai Rp 20.000 membuat caffe ini menjadi tempat nongkrong mahasiswa.

Caffe Legend Coffee memiliki letak yang strategis yaitu dekat pusat kota Semarang Simpang Lima. Yang unik dari caffe ini yaitu pihak caffe menyediakan aneka macam permainan seperti PS2, PS3, dan XBOX 360 atau wahana permainan jadul seperti ding-dong. Permainan lainnya seperti Dart, Uno, Bilyard, atau Tablesoccer. Caffe ini menyediakan Free WiFi

Kopi Miring Cafe


Terletak di Jl. Pamularsih Raya, No. 5, Kota Semarang. Caffe ini berdiri sejak tahun 2010 dan menyediakan kopi bali yang memiliki tingkat keasaman caffein sangat tinggi, pahit dan ada manisnya. Selain itu aroma kopi pun sangat khas. Di caffe ini kita bisa langsung membeli biji kopi Bali.



Jenis Kopi Yang Ada di Indonesia



Indonesia menjadi produsen kopi terbesar ke-4 di dunia. Letak geografis dan struktur tanah yang baik menjadi keuntungan Indonesia untuk membudidaya kopi. Beberapa wilayah di Indonesia memproduksi kopi dengan karateristik unik dan berbeda beda disetiap wilayah. Berikut daerah penghasil kopi dan karateristiknya:

KOPI SUMATRA

Karateristik dan citarasa kopi Sumatra sangat istimewa dibanding kopi di daerah lain. Hal-hal yang mempengaruhi citarasa kopi Sumatra karena struktur tanah subur dan ketinggian yang pas. Beberapa ahli kopi mengatakan kopi Sumatera memiliki cita rasa unik karena dengan karakteristik dengan aroma rempah dan juga earthy. Kopi Sumatera memiliki tekstur halus dan berbau tajam.

Kopi Lampung Robusta merupakan salah satu kopi Sumatra yang memiliki aroma dan rasa yang tinggi. biasanya ditanam pada katinggian 400-700 meter diatas permukaan laut dengan temperatur 21 - 24 derajat celcius.

Selain kopi Robusta dari Lampung, ada juga daerah penghasil kopi diantaranya Provinsi Gayo, Provinsi Mandailing, Provinsi Lintong, Provinsi Sikadang, dan Provinsi Karo. Masing-masing provinsi memiliki citarasa yang berbeda tergantung dari ketinggian dan temperatur dimana kopi itu ditanam.

KOPI SULAWESI

Daerah penghasil kopi di Sulawesi adalah Tana Toraja. Didukung oleh tanah yang subur dan temperatur yang sejuk membuat kopi dari Tana Toraja tak kalah baik dari kopi dari daerah lain. Citarasa kopi Tana Toraja yaitu memiliki aroma kuat dan kadar asam yang tinggi menjadikan kopi Tana Toraja diminati oleh para penggemar kopi. Kopi Tana Toraja memiliki bentuk biji yang lebih kecil dan lebih mengkilap pada kulit bijinya. Menkipun rasanya asam kopi Tana Toraja memiliki aroma yang enak dan khas yang membuat kopi ini berbeda dari yang lainnya.

KOPI BALI KINTAMANI

Sesuai dengan namanya kopi ini berasal dari daerah Kintamani Bali. Temperatur Kintanami yang sejuk menghasilkan kopi yang memiliki citarasa yang berbeda dari kopi di daerah lain di nusantara. Citarasa kopi Kintamani yaitu memiliki rasa buah buahan asam yang segar. Yang mempengaruhi citarasa tersebut adalah kopi Kintamani ditanam bersamaan dengan tanaman lain seperti aneka sayuran dan buah jeruk. Selain memiliki citarasa buah kopi Kintamani memiliki citarasa yang lembut dan tidak berat. 

KOPI PAPUA WAMENA

Kopi Wamena tumbuh pada ketinggian 1.500 meter dengan temperatur 20 derajat celcius. Citarasa kopi Wamena yaitu ringan dan memiliki keharuman tajam yang nikmat. Selain itu kopi Wamena memiliki tingkat keasaman yang rendah dikarenakn letak geografisnya dan struktur tanah tempat kopi ini tumbuh. Yang membuat kopi Wamena berkualitas adalah para petani hanya menggunakan pupuk organik dan tidak menggunakan bahan bahan kimia, hal ini mempengaruhi kualitas dari biji kopi.

KOPI FLORES BAJAWA

Kopi Flores Bajawa adalah kopi yang berasal dari Kabupatem Ngada. Kopi ini dibudidaya di dataran tinggi Flores yang subur dan sejuk dan dikelilingi oleh pegunungan yang masih aktif maupun tidak aktif. Kopi Flores Bajawa memiliki aroma buah dan sedikit memiliki aroma tembakau. Mungkin aroma itu yang membuat kopi Flores Bajawa sedikit unik.

KOPI JAWA

Sesuai namanya kopi Jawa diproduksi di Kepulauan Jawa. Kopi ini memiliki citarasa sendiri yaitu aroma rempah yang lahir secara alami menjadikan kopi jenis ini dinikmati karena memiliki karateristik yang berbeda. Sebagian besar kopi Jawa proses produksinya melalui giling basah sebab itu citarasanya tidak terlalu kuat. Meski begitu kopi Jawa tetap diminati karena menurut beberapa ahli, tidak semua kopi nusantara mampu menghasikan kopi yang beraroma rempah.


Mengenal Sejarah Kopi di Indonesia


SEJARAH

Kopi pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1696 dibawa oleh seorang warnanegara Belanda bernama Zwaardecroon. Dia membawa beberapa benih tanaman dari Mekkah ke ke Bogor, Indonesia. Adapula yang masuk melalui Jakarta yang dibawa oleh komandan Pasukan Belanda yang bernama Adrian Van Ommen dari Malabar, India. 

Kopi menjadi komoditas dagang yang sangat diandalkan oleh VOC. Pada tahun 1706 sampel kopi yang berhasil dibudidayakan di Jawa dikirim ke Belanda untuk diteliti di Kebun Raya Amsterdam. Hasilnya sangat memuaskan karena kopi yang dibudidayakan di Jawa memiliki kualitas yang sangat baik. Kemudian bibit kopi ini dikembangkan di Indonesia dan Belanda memperluas area budidaya kopi ke Sumatra, Sulawesi, Bali, Timor Timur.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, seluruh perkebunan kopi yang dimiliki Belanda yang ada di Indonesia di nasionalisasi. Sejak itu Belanda tidak lagi menjadi pemasok kopi Dunia.

PERDAGANGAN BIJI KOPI

Berdasarkan catatan ICO (International Coffee Orgatization) terdapat 4 jenis kopi yang diperdagangkan secara global yaitu : 
- Kopi Arabika
- Kopi Robusta 
- Kopi Liberika
- Kopi excelsa

Era perdagangan awal kopi hanya dikenal di masyarakat islam di Jazirah Arab. Pada awal abad ke 17 kopi mulai diperdagangkan ke luar Arab lewat pelabuhan Mocha di Yaman. Memasuki abad ke 18 bangsa Eropa mulai memproduksi kopi di luar Arab. Belanda memproduksi kopi di sebagian besar wilayah Indonesia. Indonesia dibawah penjajahan belanda menjadi produsen kopi terbesasr dunia hampir satu abad. Pada tahun 1830 posisi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar dunia digeser oleh Brazil.

Era modern ini Brazil berhasil menjadi penghasil kopi paling dominan di dunia. Jumlah produksi kopi di Brazil hampir sepertiga dari total produksi kopi dunia. Pada tahun 2015 Brazil menghasilkan 2,5 juta ton biji kopi. Sementara itu Indonesia pada tahun 2015 menempati posisi ke-4 negara penghasil kopi.